Rabu, 11 Januari 2017

x

suatu peristiwa yang penulis saksikan seorang juara kelas dibuat malu oleh gurunya karena dicurigai menyontek atau bekerja sama. Padahal menurut penulis waktu itu tidak mungkin seorang juara kelas menyontek, pasti jawabannya yang dicontek teman-teman yang lain sehingga jawaban mereka sama semua.
Dan masih di SMPN 1 Genteng, ada seorang anak  yang nilainya pas-pasan pada semerter pertama, dan mendapat rangking 25 dari 30 siswa, tiba-tiba masuk sepuluh besar di kelas itu disebabkan ketika ulangan umum semester kedua ia duduk sebangku dengan juara kelas. Apa ini adil dan objektif?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar