suatu peristiwa yang penulis saksikan seorang
juara kelas dibuat malu oleh gurunya karena dicurigai menyontek atau bekerja
sama. Padahal menurut penulis waktu itu tidak mungkin seorang juara kelas
menyontek, pasti jawabannya yang dicontek teman-teman yang lain sehingga
jawaban mereka sama semua.
Dan masih di SMPN 1 Genteng, ada seorang anak yang nilainya pas-pasan pada semerter pertama,
dan mendapat rangking 25 dari 30 siswa, tiba-tiba masuk sepuluh besar di kelas
itu disebabkan ketika ulangan umum semester kedua ia duduk sebangku dengan
juara kelas. Apa ini adil dan objektif?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar