yang sering terjadi dalam UMPTN/SMPTN, memberi
lilin atau pelumas kepada lembaran jawaban komputer atau menebarkan atom magnit
dengan maksud agar mesin scanner komputer dapat terkecoh ketika membaca lembar
jawaban sehingga gagal mendeteksi jawaban yang salah atau menganggap semua
jawaban benar, dan banyak lagi cara-cara yang sifatnya spekulatif maupun
rasional.
Dalam tingkatan yang lebih intelek, sering kita dengar plagiat karya ilmiah
seperti dalam wujud membajak hasil penelitian orang lain, menyalin skripsi,
tesis, ataupun desertasi orang lain dan mengajukannya dalam ujian sebagai
karyanya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar