Kata-kata “mendingan hasil sendiri walau jelek
daripada nilai bangus dari pada hasil menyontek”, sepertinya sudah kehilangan
makna. Begitu banyak yang mengungkapkan kata-kata manis itu tapi tetap saja
tidak menggoyahkan hati para penyontek.
Sudah dimaklumi bahwa orientasi belajar siswa-siswi di sekolah hanya untuk
mendapatkan nilai tinggi dan lulus ujian, lebih banyak kemampuan kognitif dari
efektif dan psikomotor, inilah yang membuat mereka mengambil jalan pintas,
tidak jujur dalam ujian atau melakukan praktek menyontek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar